PASARWAJO-Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kecamatan Mawasangka diserahterimakan. Serah terima tersebut dilangsungkan di Aula Serba Guna Kecamatan Mawasangka, Sabtu (25/5).
Pergantian Kepala UPTD Diknas Mawasangka ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima dari Kepala UPTD lama, Baharuddin Buraera SPd kepada Sahiruddin SPd. Baharuddin Aburaera akan menduduki jabatan baru sebagai Ketua Pendiri USB SMKN 1 Mawasangka atau Kepsek SMKN 1 Mawasangka. Sementara Sahiruddin sebelumnya, staf pengajar SMAN Mawasangka. Serah terima itu disaksikan semua Kepsek dari TK hingga SMA se-Kecamatan Mawasangka.
“Pergantian adalah hal yang wajar. Sebab jika ada jabatan yang lowong, maka jabatan tersebut harus diisi. Selain itu, mutasi jabatan juga dimaksudkan sebagai upaya penyegaran dalam lingkup kerja unit tertentu,” jelas Kasubid Humas, Alimudin Matu SPd, mengutip sambutan Camat Mawasangka, Asruddin SSos MSi pada acara serah terima Kepala UPTD Diknas Mawasangka.
Asruddin juga mengharapkan agar kepala UPTD yang dilantik itu semakin meningkatkan disiplin dan etos kerja, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan yang efektif dan efisien kepada masyarakat. Dengan demikian kualitas dan mutu pendidikan di Kecamatan Mawasangka akan semakin meningkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Buton, Drs La Ode Anwar Amiri MSi memaparkan sebagai pimpinan diperlukan semangat, mental, dan kesadaran yang tinggi dalam mengabdi. “Sebagai seorang pemimpin di lingkup sekolah maka idealnya para kepala sekolah dan kepala UPTD harus menguasai dan mengamalkan teori-teori kepemimpinan yang biasa disebut Emaslim (Education, manajer, administrator, supervisor, leader, innovator, motivator),” kata Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Buton, Drs La Ode Anwar Amiri MSi di hadapan para Kepsek se-Mawasangka pada acara serah terima Kepala UPTD Diknas Kecamatan Mawasangka.
Menurut Anwar education berarti kepsek sebagai pendidik, yang mampu memberikan pengajaran. Sebagai manajer, kepsek juga harus mampu memenej sekolah yang dipimpinya. “Kepsek juga harus memahami guru yang ada di unit kerjanya. Sebagai leader kepsek harus mampu membuat terobosan pemikiran, serta kemampuan mengelolah sekolah. Disamping itu juga, tentu membutuhkan kemampuan memimpin, membangkitkan motivasi bawahan, serta kemampuan membangun team kerja yang solid dan padu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini,” papar Anwar.(Radar Buton)
Pergantian Kepala UPTD Diknas Mawasangka ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima dari Kepala UPTD lama, Baharuddin Buraera SPd kepada Sahiruddin SPd. Baharuddin Aburaera akan menduduki jabatan baru sebagai Ketua Pendiri USB SMKN 1 Mawasangka atau Kepsek SMKN 1 Mawasangka. Sementara Sahiruddin sebelumnya, staf pengajar SMAN Mawasangka. Serah terima itu disaksikan semua Kepsek dari TK hingga SMA se-Kecamatan Mawasangka.
“Pergantian adalah hal yang wajar. Sebab jika ada jabatan yang lowong, maka jabatan tersebut harus diisi. Selain itu, mutasi jabatan juga dimaksudkan sebagai upaya penyegaran dalam lingkup kerja unit tertentu,” jelas Kasubid Humas, Alimudin Matu SPd, mengutip sambutan Camat Mawasangka, Asruddin SSos MSi pada acara serah terima Kepala UPTD Diknas Mawasangka.
Asruddin juga mengharapkan agar kepala UPTD yang dilantik itu semakin meningkatkan disiplin dan etos kerja, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan yang efektif dan efisien kepada masyarakat. Dengan demikian kualitas dan mutu pendidikan di Kecamatan Mawasangka akan semakin meningkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Buton, Drs La Ode Anwar Amiri MSi memaparkan sebagai pimpinan diperlukan semangat, mental, dan kesadaran yang tinggi dalam mengabdi. “Sebagai seorang pemimpin di lingkup sekolah maka idealnya para kepala sekolah dan kepala UPTD harus menguasai dan mengamalkan teori-teori kepemimpinan yang biasa disebut Emaslim (Education, manajer, administrator, supervisor, leader, innovator, motivator),” kata Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Buton, Drs La Ode Anwar Amiri MSi di hadapan para Kepsek se-Mawasangka pada acara serah terima Kepala UPTD Diknas Kecamatan Mawasangka.
Menurut Anwar education berarti kepsek sebagai pendidik, yang mampu memberikan pengajaran. Sebagai manajer, kepsek juga harus mampu memenej sekolah yang dipimpinya. “Kepsek juga harus memahami guru yang ada di unit kerjanya. Sebagai leader kepsek harus mampu membuat terobosan pemikiran, serta kemampuan mengelolah sekolah. Disamping itu juga, tentu membutuhkan kemampuan memimpin, membangkitkan motivasi bawahan, serta kemampuan membangun team kerja yang solid dan padu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini,” papar Anwar.(Radar Buton)


0 komentar:
Poskan Komentar